Efek Buruk Binge Watching Bagi Kesehatan

Efek Buruk Binge Watching Bagi Kesehatan apa kamu termasuk orang yang hobi menonton serial televisi, seperti Game of Thrones, Stranger Things, The Walking Dead, atau semacamnya?

Berapa lama waktu yang biasa kamu habiskan untuk menonton film seri tersebut? Bila kamu menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton Layar Keren satu season serial televisi, kamu bisa dikatakan terkena fenomena binge watching. Di era yang semakin canggih ini, kita tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk menantikan episode lanjutan film seri favorit.

Kita dapat terus menyaksikan episode awal hingga akhir sekaligus berkat adanya penyedia layanan streaming. Hal ini semakin mempermudah seseorang untuk menonton film seri maupun film layar lebar kegemarannya. Tidak sedikit juga orang yang kemudian menjadi kecanduan.

Mengenal fenomena binge watching Kehadiran penyedia layanan streaming film layar lebar dan seri mulai mengubah cara kita dalam menonton. Tulisan “Bersambung…” di akhir episode, kini tidak lagi menjadi pembatas untuk menunggu episode selanjutnya.

Cukup dengan berlangganan layanan streaming di berbagai platform, kita dapat mengakses ribuan film dan serial televisi yang dapat ditonton kapan saja dan di mana saja.

Tidak ada iklan dan batasan maksimal mengenai berapa episode yang bisa dinikmati. Bagi yang memiliki hobi binge watching, kamu sebaiknya mulai menguranginya. Pasalnya, aktivitas ini dapat merugikan kesehatan.

Efek Buruk Binge Watching Bagi Kesehatan

Efek Buruk Binge Watching Bagi Kesehatan :

1. Perilaku buruk dan sifat antisosial

Jika binge watching muncul sejak masih anak-anak, hal ini dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak yang lebih sering menghabiskan waktu untuk menonton, cenderung menunjukkan perilaku antisosial maupun gangguan kepribadian lainnya.

Pada orang dewasa, binge watching juga dapat memengaruhi hubungan sosialnya. Bila sudah ketagihan menonton, seseorang bisa saja tidak peduli pada orang-orang di sekitarnya, baik keluarga maupun teman.

Baca Juga:  Taruhan Judi Bola Online Membawa Risiko Lain

2. Risiko kenaikan berat badan dan obesitas

Menonton serial televisi tentu akan semakin seru jika ditemani camilan. Terutama makanan ringan yang tinggi kalori, seperti popcorn bermentega atau keripik kentang. Dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tetap duduk berjam-jam di depan televisi atau gawai lainnya, jangan heran bila timbangan semakin bertambah.

Kalori akan terus bertambah tanpa bisa dikeluarkan dari tubuh dan menjadi tumpukan lemak. Inilah yang kemudian menyebabkan berat badan naik dan meningkatkan risiko obesitas

3. Risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung

Menonton televisi lebih dari dua jam tiap hari, dikatakan memiliki pengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Masalahnya, kamu hanya akan terus-menerus duduk dan jarang bergerak.

Pola hidup sedenter (minim gerak) tersebut akan membuat tubuh kesulitan membakar kalori maupun karbohidrat yang telah masuk. Akibatnya, akan terjadi penumpukan yang membahayakan kesehatan.

4. Penurunan jumlah sperma

Bagi para pria, Binge watching berpotensi memengaruhi tingkat kesuburan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang menghabiskan waktu lebih dari 20 jam per minggu, memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit.

Mungkin terjadi karena menonton membuat seseorang tidak banyak bergerak dan tidak beranjak dari duduknya, sehingga mengalami peningkatan suhu pada testis. Sebagai akibatnya, produksi sperma pun dapat menurun.

5. Kematian dini

Orang dewasa menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari untuk menonton, dapat mengalami peningkatan pada risiko kematian dini. Pendapat ini dibuktikan dalam penelitian yang diadakan pada sekitar 13 ribu partisipan dan diterbitkan dalam jurnal Asosiasi Jantung Amerika.